Dalam dunia investasi tradisional yang mulai beradaptasi dengan aset digital, langkah besar kembali diambil oleh salah satu broker raksasa Amerika Serikat. Charles Schwab, yang mengelola aset klien sebesar $13,33 triliun dan memiliki 40,3 juta akun aktif, resmi menyelesaikan peluncuran layanan trading Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) secara penuh untuk nasabah retail yang memenuhi syarat. Langkah ini menandai masuknya crypto secara lebih dalam ke platform investasi konvensional yang dipercaya jutaan orang.
Apa yang Diluncurkan Charles Schwab?
Sejak Mei 2026, Schwab secara bertahap membuka akses trading langsung Bitcoin dan Ethereum. Pada pertengahan Oktober 2026, layanan tersebut resmi tersedia untuk seluruh nasabah retail yang eligible. Nasabah kini bisa membeli dan menjual BTC serta ETH langsung melalui Schwab.com, aplikasi Schwab Mobile, dan platform thinkorswim, berdampingan dengan saham, obligasi, dan ETF mereka.
Selain trading, Schwab juga mulai membuka fitur transfer crypto secara bertahap. Nasabah yang memenuhi syarat dapat memindahkan Bitcoin dan Ethereum yang sudah mereka miliki dari wallet eksternal ke akun Schwab Crypto. Biaya trading ditetapkan sebesar 0,75% per transaksi, dengan kisaran order mulai dari $1 hingga $2 juta.
Rencana Ekspansi Aset
Tidak berhenti di Bitcoin dan Ethereum, Charles Schwab sudah mengumumkan rencana penambahan tiga aset digital lainnya sebelum akhir 2026:
- Solana (SOL)
- Avalanche (AVAX)
- Chainlink (LINK)
Penambahan ini pertama kali diumumkan pada Agustus 2026 dan dikonfirmasi ulang oleh CEO Rick Wurster dalam Fall Business Update. Langkah tersebut menunjukkan bahwa Schwab ingin memperluas pilihan crypto yang ditawarkan sesuai dengan permintaan nasabah.
Keunggulan bagi Investor Tradisional
Kehadiran crypto di platform Schwab membawa beberapa keuntungan penting:
- Kemudahan akses: Investor tidak perlu membuka akun di exchange crypto terpisah. Semua bisa dilakukan di akun yang sudah mereka percaya.
- Integrasi portofolio: Crypto muncul di samping aset tradisional dalam satu tampilan akun.
- Keamanan institusional: Custody ditangani oleh Charles Schwab Premier Bank, sementara eksekusi dan sub-custody dilakukan oleh Paxos, penyedia infrastruktur blockchain yang teregulasi.
- Potensi adopsi massal: Dengan 40,3 juta akun aktif, peluang masuknya investor “normie” ke pasar crypto menjadi jauh lebih besar.
Batasan dan Catatan Penting
Layanan Schwab Crypto saat ini belum tersedia untuk nasabah di negara bagian New York, Louisiana, wilayah teritori Amerika Serikat, serta nasabah internasional. Selain itu, aset crypto di akun Schwab Crypto tidak dilindungi oleh FDIC atau SIPC.
CEO Rick Wurster juga menyebutkan bahwa crypto dan prediction markets dipandang sebagai sumber pendapatan transaksi baru bagi perusahaan ke depan.
Dampak bagi Pasar Crypto
Masuknya Charles Schwab secara penuh ke trading spot crypto dianggap sebagai sinyal bullish oleh banyak pengamat. Platform yang mengelola lebih dari $13 triliun aset kini membuka pintu bagi jutaan investor tradisional untuk memiliki Bitcoin dan Ethereum secara langsung. Jika transfer crypto berjalan lancar dan tiga aset tambahan (SOL, AVAX, LINK) berhasil diluncurkan sebelum akhir tahun, dampaknya terhadap likuiditas dan adopsi retail bisa cukup signifikan.
Kesimpulan
Peluncuran penuh trading Bitcoin dan Ethereum oleh Charles Schwab menandai babak baru integrasi crypto dengan dunia keuangan tradisional. Dengan basis nasabah yang sangat besar, biaya yang kompetitif, dan rencana ekspansi aset yang jelas, langkah ini berpotensi mempercepat masuknya investor ritel ke pasar crypto melalui jalur yang lebih familiar dan terpercaya.
Bagi yang ingin mengikuti perkembangan lebih lanjut, Anda bisa memantau pengumuman resmi melalui situs Charles Schwab atau akun media sosial mereka. Era di mana crypto menjadi bagian standar dari portofolio investasi tradisional semakin dekat.
Ikuti Kami